Salut bagi mereka teman teman dari Ponorogo yang senantiasa membawa indahnya budaya Ponorogo Ke Jepang.
Pentas Reyog ini di gelar di Jepang oleh para pemuda Pecinta seni Reyog pastinya.

Kami dari Ponorogo senantiasa mendukung dan mengagumi Jiwa kalian disana.
Semoga kedepan ponorogo bisa lebih maju dari sebelumnya.
Salam Budaya Ponororo
Posted by tendangan bebas on Maret 18, 2010 at 3:12 pm
weee hebat euy, salut
Posted by endah puspitosari on Maret 18, 2010 at 4:08 pm
Salut Buat mereka. Kita dukung aja ya…
Posted by budiono on Maret 18, 2010 at 4:12 pm
muantebbb maju terus cah!
Posted by endah puspitosari on Maret 19, 2010 at 2:12 am
Yang penting dukungan dari kita semua kang….
Posted by akang zhitoer on Maret 19, 2010 at 11:25 am
sing adadi jathl lanang kui tho?
Posted by endah puspitosari on Maret 29, 2010 at 6:01 am
Hu uh mas…Mantep to….
Posted by oyenk on Maret 26, 2010 at 11:11 am
act local go international, salam dari jogjakarta
Posted by endah puspitosari on Maret 29, 2010 at 6:04 am
Terima kasih Jogja….Semoga indonesia bisa lebih dikenal dunia dengan adanya budaya,pariwisata dan kuliner nya….
Posted by mita on Juni 2, 2010 at 6:59 am
maaf saya mau tanya itu penari jathilan nya kan cowok, itu grup reyog nya namanya apa ya??
Kalo bisa kasi info lebih banyak tolong email saya, soalnya saya lagi penelitian ttg penari jathilan, thanks….
Posted by endah puspitosari on Juni 2, 2010 at 1:27 pm
Terima kasih atas comment nya mbak.
Pentas ini di Gelar di Jepang oleh para TKI di jepang.
Kebetulan untuk TKI disana yang peduli dengan budaya kita adalah para laki2 ini.
tapi setahu saya, asal mula jathil itu malah cowok.Dulu disebut gemblak.
baru akhir2 ini, setelah reyog ponorogo pentas di taman mini (pada saat RI masih dipimpin bpk. Sueharto) maka jathilnya di ganti dengan para wanita.
Posted by mita on Juni 10, 2010 at 3:45 am
Terimakasih atas infonya, btw saya mau tanya lagi kalo di Ponorogo apa sudah nggak ada penari jathilan cowok itu??